Contoh Instumen Supervisi SD, SMp, SMA Kurikulum KTSP Dan KK13

Pada pelaksanaan kurikulum saat ini berlaku 2 kurikulum yaitu KTSP dan KK 13, Tentunya untuk instrumen supervisi haruslah terdapat 2 pedoman kurikulum tersebut. Pada umumnya Kegiatan supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh atasan (Pimpinan) terhadap hal-hal yang ada dibawahnya. 

Supervisi juga merupakan kegiatan pengawasan tetapi sifatnya lebih human, manusiawi. Kegiatan supervise bukan mencari-cari kesalahan tetapi lebih banyak mengandung unsur pembinnaan, agar kondisi pekerjaan yang sedang disupervisi dapat diketahui kekurangannya sehingga dapat diberitahu bagian yang perlu diperbaiki. 

Untuk lebh jelasnya simak penjelasan berikut,  Arti Supervisi menurut asal usul (etimologi), bentuk perkataannya (morfologi), maupun isi yang terkandung dalam perkataan itu ( semantik).
  1. Secara morfologis, Supervisi berasal dari dua kata bahasa Inggris, yaitu super dan vision. Super berarti diatas dan vision berarti melihat, masih serumpun dengan inspeksi, pemeriksaan dan pengawasan, dan penilaian. 
  2. Secara sematik, Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar dan belajar pada khususnya.
  3. Secara Etimologi, supervisi diambil dalam perkataan bahasa Inggris “ Supervision” artinya pengawasan di bidang pendidikan.
Sedangkan menutut pendapat ahli yaitu Wilem mantja (2007) supervisi diartikan sebagai kegiatan  supervisor (jabatan resmi) yang dilakukan untuk perbaikan proses belajar mengajar (pbm). Ada dua tujuan (tujuan ganda) yang harus diwujudkan oleh supervisi, yaitu; perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan. Willem mantja memandang supervisi sebagai kegiatan untuk perbaikan (guru murid) dan peningkatan mutu pendidikan.

Adapun Jenis supervisi ada 3 antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Supervisi umum adalah supervisi yang dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan atau pekerjaan secara tidak langsung berhubungan dengan usaha perbaikan pengajaran sepertis upervisi terhadap kegiatan pengelolaan bangunan dan perlengkapan sekolah atau kantor-kantor pendidikan, supervisi terhadap pengelolaan administrasi kantor, supervisi pengelolaan keuangan sekolah atau kantor pendidikan dan sebagainya.
  2. Supervisi pengajaran adalah kegiatan-kegiatan kepengawasan yang ditujukan untuk memperbaiki kondisi-kondisi baik personil maupun material yang memungkinkan terciptanya situasi belajar mmengajar yang lebih baik demi tercapainya tujuan pendidikan.
  3. Supervisi klinis merupakan bagian dari supervisi pengajaran.
Sasaran supervisi.
Adapun sasaran utama dari pelaksanaan kegiatan supervisi tersebut adalah peningkatan kemampuan profesional guru (Depdiknas, 1986; 1994 & 1995).
Sasaran Supervisi Ditinjau dari objek yang disupervisi, ada 3 macam bentuk yaitu : 
  1. Supervisi Akademik, Menitikberatkan pengamatan supervisor pada masalah-masalah akademik, yaitu hal-hal yang berlangsung berada dalam lingkungan kegiatan pembelajaran pada waktu siswa sedang dalam proses mempelajari sesuatu
  2. Supervisi Administrasi, Menitikberatkan pengamatan supervisor pada aspek-aspek administrasi yang berfungsi sebagai pendukung dan pelancar terlaksananya pembelajaran.
  3. Supervisi Lembaga, Menyebarkan objek pengamatan supervisor pada aspek-aspek yang berada di sekolah.
Tujuan Supervisi
Tujuan utama supervisi adalah memperbaiki pengajaran menurut pendapat ahli (Neagly & Evans, 1980; Oliva, 1984; Hoy & Forsyth, 1986; Wiles dan Bondi, 1986; Glickman, 1990). 

Tujuan umum Supervisi adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personil  tersebut mampu meningkatkan kwalitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar .

Secara operasional dapat dikemukakan beberapa tujuan konkrit dari supervisi pendidikan yaitu :
  1. Meningkatkan mutu kinerja guru
  2. Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik
  3. Meningkatkan keefektifan dan keefesiensian sarana dan prasarana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan siswa
  4. Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung terciptanya suasana kerja yang optimal yang selanjutnya siswa dapat mencapai prestasi belajar sebagaimana yang diharapkan. 
Dari penjelasan singkat diatas kurang lengkap apabila belum mendapatkan contoh kegiatan supervisi kepalas sekolah. Apabila bapak dan ibu berminat silahkan dwonload contohnya pada link dibawah ini:

Instrumen Supervisi Kurikulum KTSP

Instrumen Supervisi Kurikulum 2013

Demikian yang dapat kami sajikan tentang Contoh Instumen Supervisi SD, SMp, SMA Kurikulum KTSP Dan KK13 semoga bermanfaat.

Download Aplikasi Admnistrasi Guru :

    Demikian Informasinya tentang Contoh Instumen Supervisi SD, SMp, SMA Kurikulum KTSP Dan KK13, Admin Blog Guru Kita berharap, semua postingan yang Blog Guru Kita bagikan ini bisa melengkapi semua informasi yang dicari tentang Seputar Aplikasi, Administrasi, Perangkat, laporan Guru dan sekolah, Juga Dapat Memperkaya wawasan sekaligus menjadi inspirasi dan Referensi bagi bapak/ibu dalam menjalakan tugas mulianya. diiringi do'a yang tulus agar semua pembaca blog ini senantiasa di berikan kemudahan dalam melanjutkan tugas dan pengabdiannya demi tercapainya cita-cita untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.


    Post a Comment